Feeds:
Tulisan
Komentar

Filosofi di pagi ini

Pagi ini aku sengaja bangun agak siang (05.30), begitu bangun segera ku bergegas mempersiapkan diri menuju kantor…jam 05.55 aku turun tangga dan menuju jalan…naik sebuah angkot bernomor 06 menuju BEOS. Angkot berhenti di sebuah jembatan dan aku harus berjalan kaki menuju BEOS, aku berjalan di trotoar dekat sungai kecil…kutengok ke arah sungai, kulihat ada seorang bapak separuh baya sedang mendayung kapalnya disungai yang airnya tak lagi bisa digunakan (warnyanya hitam pekat), disepanjang pantai dikaisnya rejeki dari barang2 bekas yang hanyut di sungai…Ngilu hatiku melihatnya dan betapa tertamparnya jiwaku membandingkan keadaan itu dengan keadaanku.

Harusnya aku bisa lebih bersyukur meskipun aku hidup dengan menumpang dirumah orang, meskipun harus berjalan kaki untuk menghemat ongkos ke kantor tapi aku tidak perlu bekerja seperti itu. Memang tidak salah dengan pekerjaan yang dilakukan oleh bapak itu tapi aku tidak sanggup melakukan itu.

Sepanjang jalan aku mencoba untuk mensyukuri setiap nafas yang ku hela…setiap langkah yang masih bisa ku layangkan….setiap butir keringat ang masih bisa keluar dari ragaku..

Alhamdulillah….

Kalo udah lulus gini pasti kabar yang ditunggu temen2 selain dapet kerja adalah kabar temen yang sebentar lagi mau menikah. So tidak mengherankan jika ada tread tentang pernikahan pertama akan mengundang kehebohan yang luar biasa, bahkan kehebohan tentang skandal bank century bisa teralihkan untuk beberapa saat hingga hari H yang mepunya gawe tiba.

Percaya enggak percaya…semua orang jadi heboh mempersiapkan rencana kedatangan ke acaranya…koordinasi dengan temen2 yang bisa dateng n sekiranya akan berangkat bareng…ngurusin kendaraan kesananya…nginepnya dimana kalau ada yang berniat menginap…bahkan untuk hal yang sekiranya tidak menempati skala prioritas yang tinggipun dipikirkan antara lain pake baju apa ya…emmm kadonya apa n harganya berapa(sesuain ma isi kantong)…gimana neh piala bergilirnya(ini spesial case di angkatanku).

Lanjut Baca »

Pelarian yang salah

Ya Allah sungguh sebenarnya aku sangat membutuhkanMU…Aku ingin selalu dekat denganMU. Namun tak mudah untuk selalu berada dalam ketaatanMU dan tak mudah untuk lurus pada agamaMU.

Pasang Surutnya iman sering kali datang…Tak jarang Surutlah yang hadir ditengah-tengah kesendirian yang aku hadapi.

Ya Allah sunggu Engkaulah kekasih sejati.Yang tak pernah letih mendengar keluhku setiap waktu.

Namun aku tak pernah bisa teguh dalam keistiqomahan hingga tak jarang aku menambah sederat catatan hitamku disaat aku merasa tak punya kawan mengadu padahal Engkau selalu ada untukku.

Ya Robb jangan biarkan aku terjerembab dalam lubang kenistaan, kedalam jurang pelarian yang salah…

Long Time No Writing

Lama banget aku tak tengok Blogku ini, kangen rasanya sepertihalnya kangenku pada sobat2ku yang dulu menempuh pendidikan perguruan tingga pada jurusan Sistem Informasi angkatan 2005 ITS. Kuangen buanget…

Apalagi aku telah jauh dari mereka, inginku membuat sebuah puisi panjang yang menceritakan fase2 yang pernah aku alami bersama kalian…Miss U Full

Kuatkan Aku…

Dalam letih yang tak berujung

coba menitik tiap jejak sejarah dalam kanvas yang tak lagi putih

tak lagi berona indah

penuh dengan abstrak yang entah kapan terpecahkan

tak urung arang kobar menyulut dan redup

tatkala rintang menghadang dan duri menghujam tiba

rengkuh kuat asa yang tertanam dalam

hingga nafas tersengal karena rapuh tiada daya Lanjut Baca »

Wah2….nggak nyangka kalo lagu ini juga jadi populer bagiku…hehehehehe

Lagu yang simpel tapi kalo dinyanyikan dan dihayati bisa bikin teriris….:(

Bahkan temen deket gue aja sampe kecanduan nyanyiinnya gara2 dia punya kisah yang bisa dibilang klop ma lagunya.

Bahkan saking populernya lagu ini sampe2 bisa memasuki peringkat dua pada tangga lagu di dahsyat….

Lagunya BBB aja kalah ma Olga…Salut dach ma yang ciptain ni lagu. Biarpun simpel tapi enak didenger n diresapi. hehehehe..

Dan yang kalah menarik juga, penciptanya tau bener siapa yang pas nyanyiinnya. Kemasannya simpel but enak diliat…hehehehe:)

Kado dari Surabaya 716th

kelayangkan kakiku keluar dari persembunyian yang telah hampir 1,5tahun ini aku singgahi

ku coba mencari secarcik pelindung dalam sebuah lembaran plastik

menunaikan amanah dari seorang saudara di sebuah tempat di Surabaya

Gerimis masih menggelayut pertanda hujan baru saja menyapa di malam ini

Ruas demi ruas ku tempuhi jalan ini Lanjut Baca »

Sebait cerita di pagi hari

Ku biarkan angin pagi menyapu wajahku yang masih digelayuti rasa kantuk

Ku biarkan matahari yang masih enggan menampakkan sinarnya menorehkan sibarnya di rona wajah ini

Rintik hujan masih menyisakan kisahnya di malam pelita yang terlewati

Dan kesejukan pagi mengingatkan bahwa esok telah dijelang kembali

Dan sebuah sejarah telah terukir kembali Lanjut Baca »

Untuk dapat memilih profesi yang cocok bagi diri kita perlu sekiranya kita tahu tentang tipe kepribadian yang ada pada diri kita, meskipun tidak selamanya hal itu akan cocok dengan kenyataan yang nantinya terjadi. Namun tidak ada salahnya jika kita menambah pengetahuan kita mengenai tipe kepribadian, disamping kita menekuni bidang yang telah kita lakoni selama ini.

Berikut ini informasi mengenai tipe kepribadian menurut MBTI :

MBTI atau Myers-Briggs Type Indicator sendiri merupakan instrumen tes yang sangat populer di kalangan pemerhati kepribadian individu. MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya yang bernama Isabel Briggs Myers (dari merekalah kemudian nama MBTI berasal) pada era Perang Dunia II untuk membantu para pencari kerja menemukan tipe pekerjaan yang paling cocok untuk mereka : apakah mereka cocok menjadi pilot, manajer, dokter, atau bos mafia? Lanjut Baca »

Unpredictable

Tak elak setiap kali akan kuambil keputusan ada banyak pertimbangan yang harus aku perhatikan, ya dengan pemakluman bahwa ada keterbatasan yang mengganjal atas sebuah konsekuensi keputusan yang akan aku ambil nantinya. Namun dengan satu alasan untuk menghilangkan sedikit kepenatan di kota yang panas dan penuh sesak dengan dilema kehidupan yang aku lakoni selama hampir 4tahun ini akhirnya kutepiskan sekian banyak pertimbangan yang tadinya membuatku mengurungkan niat untuk sejenak mencari sedikit udara segar di sebuah kota yang terkenal mempunyai panorama yang tidak bisa dibiarkan begitu saja tatkala pikiran semakin penat dengan sejuta problematikan hidup yang selalu hadir disela-sela jalannya skenario kehidupan.

Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »