RSS

Lebih baik sakit hati…. daripada sakit gigi…

ini nih satu dari sekian akibat kemalasanku selama ini. males mandi, males gosok gigi, males bersih-bersih dan males-males yang lain. kalau meggy z punya lagu lebih baik sakit gigi daripada sakit hati, lain halnya denganku. aku lebih milih sakit hati daripada sakit gigi karena aku selalu punya cara untuk ngelupain sakit hati tapi untuk sakit gigi mana mungkin bisa lupa :(
Beberapa hari ini aku merasakan sakit gigi yang sangat menyiksa diri… duchhhhh sakitnya gak ketulungan. berbagai cara udah aku tempuh dari menggosok gigi, kumur pake obat kumur, sampe minum air garem alias oralit… sakitnya menyiksa sampai tidak bisa konsentrasi untuk mengerjakan yang lain. Sakitnya semakin terasa karena hari ini tidak terlalu banyak kerjaan yang bisa aku lakukan. Duch biyung… kalau kelamaan rasa sakitnya sering kali berkhaal andaikan bisa tuker gigi :(
duch… tau gini aku dulu rajin gosok gigi, tau gini aku dulu gak males mandi, tau gini aku gak bandel kalo disuruh nyokap mandi, tau gini.. aku gak mau sakit gigi…

 
Leave a comment

Posted by pada November 17, 2011 in Tulisan pagi ini

 

Lomba Karya Tulis TNI AL

Dalam rangka memperingati hari Dharma Samudera pada 15 Januari 2012, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengadakan lomba karya tulis ilmiah. Pesertanya adalah masyarakat umum, termasuk mahasiswa.

Tema yang diusung untuk lomba ini ada 2. Antara lain; “Dengan Heroisme Pertempuran Laut Aru Kita Wujudkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara” dan “Dengan Semangat Pahlawan Laut Aru Kita Kembalikan Kejayaan Bahari Bangsa Indonesia”. Peserta perlombaan ini merupakan perseorangan.

Materi tulisan berupa telaahan, hasil kajian, sistem, metoda maupun penemuan baru hasil penelitian. Untuk tulisan dapat diketik satu setengah spasi pada kertas HVS ukuran A4. Jenis huruf yang digunakan adalah Arial ukuran 12. Maksimal penulisan karya tulis sebanyak 20 halaman dan dijilid dengan sampul warna kuning untuk peserta umum. Karya dijilid rangkap dua dan menyertakan copy CD dalam sampul tertutup.

Selanjutnya, peserta harus mengirimkan karya tulis kepada panitia LKT Dharma Samudera 2012, dengan alamat, Disepenal Gedung B-4 lantai 2 Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, kode pos 13870.

Karya dikirim paling lambat 10 Desember 2011 cap pos. Kriteria penilaian meliputi; kelengkapan persyaratan (10 poin), materi dan sistematika tulisan (75 poin), dan penggunan bahasa yang baik dan benar sesuai EYD (15 poin). Hal lain yang harus diperhatikan adalah karya tulis yang dikirimkan belum pernah diikutkan dalam lomba karya tulis manapun.

Juara pertama akan mendapatkan uang sebesar Rp. 3Juta,juara kedua Rp. 2Juta, dan juara ketiga mendapatkan Rp. 1juta. Sementara juara harapan satu Rp. 600Ribu dan harapan dua mendapatkan Rp. 500 Ribu.

Piagam penghargaan bagi juara 1,2, dan 3 akan diserahkan pada upacara peringatan Hari Dharma Samudera tanggl 15 Januari 2012 mendatang.

 
2 Comments

Posted by pada September 29, 2011 in Lomba2

 

Happy MiLaD “29 September 2011″

27 Tahun yang lalu engkau terpilih untuk terlahir di dunia dari seorang ibu yang sangat luar biasa, ditempat terpilih dan diwaktu yang terpilih. Dan kini saat ini, pagi ini engkau tak muda lagi, bukan lagi bayi mungil yang tak bisa berbuat banyak untuk mereka,

Mimpimu telah banyak tertoreh dalam lembar hidupmu, dan dari mimpi-mimpi itu mungkin ada yang lenyap ketika engkau bangun dan mungkin ada juga yang belum mampu engkau rengkuh dan wujudkan nyata dalam lembar kisahmu.

Banyak harap dalam ruang dan waktu dimanaku berada, berharap engkau bisa menjadi insan pilihan bagi kehidupan, membaikkan kehidupan dan memberikan cahaya terang bagi orang terkasih dalam kehidupan. Saat engkau bangun dan menyadari setiap harapku padamu, aku ingin engkau lebih tegar dari detik ke detik, lebih tangguh dari menit ke menit.

Engkaulah harapan bagi kami yang menyayangimu, bagi kami yang menaruh harap bagimu dan bagi kami yang telah engkau baikkan dari uraian kata nasihat yang senantiasa engkau uraian pada kami.

 
2 Comments

Posted by pada September 29, 2011 in Tulisan pagi ini

 

One of The Best Woman

Sekejap aku melihatnya

Sekejap pula aku mengenalnya

Perjodohan kita memang sekejap

Apakah aku harus menyesalinya?

Ataukah aku protes dengan perjodohan singkat ini?

 

Andaikan pepatah itu bisa ditampik

maka pepatah yang mengatakan bahwa “Ada Pertemuan maka ada perpisahan” itu takkan berlaku sekarang

namun sayang pepatah ada karena kenyataan

 

Biarpun sekejap takkan ku sesali

Biarpun sekejap namun tetap berarti

 

Perjodohan dengan seorang wanita yang sungguh tangguh dan luar biasa

Dedikasi yang tiada tara

Dedikasi yang tiada duanya

 

Yah baru kali ini aku terkagum-kagum

 
Leave a comment

Posted by pada Juni 17, 2011 in Wanita

 

My Mom is Former Batik Worker

Aku masih ingat betul bagaimana ibu dengan ikhlas menerima upah yang sedikit dari pekerjaannya sebagai buruh batik. Tiap pagi sampai sore beliau berpanas-panasan dengan lilin (malam) yang dipanaskan dengan kompor kecil dengan bahan bakar minyak tanah. Waktu itu aku masih sangatlah kecil dan belum bisa mengerti dengan betul bagaimana beban hidup yang ditanggung kedua orang tuaku. Yang ku tahu waktu itu hanya menikmati masa kecilku yang tidak seberapa bisa aku ingat lagi. Tapi untuk aktivititas ibuku tercinta sebagai seorang pembatik. Ibuku cantik ketika membatik, anggun dan kelihatan begitu sabar. Dan aku sangat tertarik untuk memperhatikannya ketika membatik walaupun tidak pernah ibu mengijinkanku dekat-dekat dengannya ketika membatik, katanya takut kalau nanti aku terkena malam panas dan melukai kulitku.

Tangan ibuku kelihatan begitu letik ketika jari jemarinya memegang canting dan menggoreskan malam pada kain putih yang telah tergambari oleh pola, bagitu sangat menarik dan tidak membosankan memperhatikan beliau ketika membatik. Ketika itu aku belum tahu mengapa ibu meninggalkan pekerjaan itu, padahal aku sangat mengagumi beliau ketika membatik. dan ketika aku beranjak remaja aku mulai mengerti alasan yang mendasarinya, tak lain tak bukan bahwa upah sebagai pembatik tidak cukup untuk memenuhi beban hidup yang harus beliau tanggung.

Dulu batik tidak seberapa diminati dan harganya begitu murah, namun sekarang harganya melambung tinggi. Dan tentunya sudah menjadi rahasia publik bahwa penyebanya karena klain Malaysia terhadap batik dan mematenkan begitu banyak motif batik Indonesia sebagai warisan budaya mereka. Aneh memang negara kita ini, mengapa menunggu diambil orang dulu baru berusaha mempertahankannya.

Namun apakah kesejahteraan pembatik sekarang telah jauh meningkaseiring dengan meningkatnya harga batik yang melambung tinggi dan membuat banyak sekali pengusaha-pengusaha melirik batik sebagai objek dagang bagi usaha mereka?

Baca berita berikut ini dan renungkanlah wahai para pengusaha batik :

Sore itu cuaca agak sedikit mendung,namun wanita yang berstatus janda tinggal dirumah kumuh ditepi sungai yang mengalir didesa Mulyorejo kecamatan Tirto itu tetap bersemangat melawan kebutuhan hidup.

Siruh (42),wanita yang beralamat di Dukuh Babadan RT 07 RW 03 desa Mulyorejo terus melakukan aktifitasnya sehari hari menjadi buruh batik dengan upah sehari antara Rp10 ribu sampai Rp 12 ribu.
Dengan pakaian seadanya didepan rumahnya,tangan Siruh terus mengoleskan cairan malam dari satu motif ke motif yang lain.
Dalam pengakuannya,dia hanya diupah Rp 1000,- per kain,diapun mampu menyelesaikan tugas mulainya itu satu hari mulai dari 10 kain hingga 12 kain saja.
“Kami tetap menikmati apa yang telah ada,meski upahnya sangat murah.Bagi kami yang terpenting bisa bertahan hidup dengan anak-anak,”kata Siruh pasrah.
Siruh ternyata bukan wanita satu-satunya yang bekerja sebagai buruh batik,namun hampir sebagian wanita didesa Mulyorejo bekerja sebagai buruh.Hal ini justru akan mengurangi angka pengangguran paling tidak kaum wanita bisa mempunyai pekerjaan sambilan.
Siruh adalah salah satu anak negeri yang patut kita tauladani.(Gus No)

sumber : http://antasari.net/meski-dihargai-murahburuh-batik-tetap-berkarya/

Kapan pemerintah dan pengusaha terketuk hatinya untuk bisa memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan para pembatik?

Untuk ibuku tercinta, apapun yang engkau usahakan untuk kami para putra-putrimu akan kami dukung. Dan doakan kami agar bisa membahagiakan engkau dan menaikkan haji kalian (Ayah dan Ibu)

Luv U so much my parent :*

 
2 Comments

Posted by pada Mei 20, 2011 in Berbagi

 

lasem_city, this is my ID. If you says that my ID is strange word, I don’t care!

Entah dari mana awalnya aku jatuhkan pilihan untuk menggunakan ID itu untuk account yahoo-ku. Tapai aku punya beberapa alasan mengapa aku menggunakan ID itu, salah satunya agar teman-teman tahu dari mana asalku. Namun sayang bukannya mereka tahu tapi malah bilang ID yang aneh. Tak sedikit yang menanyakan apa itu Lasem dan pastinya aku jawab bahwa Lasem itu tempat asalku, nama sebuah kecamatan di kota Rembang. Dan taukah kalian apa yang mereka katakan selanjutnya ?

“Pasti tidak ada di peta ya”

Huft…. rasanya gondok dan pengen ngamuk but itu bukan sikap yang bagus dan tentunya itu yang mereka harapkan. Mereka hanya ingin memancing emosiku dengan guyonan semacam itu…

Jadi teringat kisah tahun 2008 diakhir bulan Januari, waktu itu kami (mahasiswa jurusan Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, angkatan 2005) tengah melakukan perjalanan dalam rangka Study Excursion disingkatnya SE. Sesuai rute perjalanan yang telah direncanakan bersama, SE dilaksanakan di Jakarta dan Bandung, kebetulan jalur yang dipilih saat pemberangkatan adalah jalur utara. Itu artinya jalur perjalanan kami melewati Lasem, spontan mereka memintaku untuk menunjukkan dimanakah kota lasem yang selama ini aku jadikan ID yahoo-ku. Perjalanan yang kami tempuh memanglah panjang sehingga sebagian besar mereka menggunakan waktu perjalanan itu untuk istirahat (baca tidur). Nah sesuai dengan apa yang mereka minta maka ketika bus melalui Lasem, aku dengan semangat mengatakan.

Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by pada Mei 13, 2011 in Plong

 

Kualat…percaya gak percaya

Kadangkala kita tidak sadar bahwa guyonan yang terlontar dari bibir kita telah menyakiti hati orang lain, termasuk itu teman, sahabat bahkan keluarga. Niatnya sih guyon tapi apa daya jika Allah akan memberi pelajaran kepada kita lewat perantara guyonan tersebut. Wah-wah ditegur neh lewat guyonan. Ini neh sedikit contohnya :

Cikun : “Yen pinjem sendalmu ya? sendalku udah buluk neh…”

Ciyen : “Itu tandanya harus diganti Ci…ogah ah sendalku kamu pake, hehehehehe”

nah dari cuplikan percakapan ini akan ada dua persepsi bergantung pada suasana hati para lakon yang terlibat. Jika lakon pertama sedang PMS atau sedang bad mood mungkin dia akan tersinggung sedangkan lakon kedua yang memang berniat guyon pastinya dia tidak sadar akan akibat guyonannya itu.

Setelah itu Cikun ganti sendal tapi bukan sendalnya Ciyen…dia ngambil sendalnya yang lain trus pergi dech…Nah parahnya lakon kedua tidak menyadari juga akibat perbuatannya…Hemmm neh orang gak peka banget yak…

Sampai akhirnya ketika dia sedang menjemur baju tiba-tiba terpeleset dan sendal yang tadinya mau dipinjem Cikun putus dan tidak bisa dipakai lagi, hohohoho kualat dach….

Maka berhati-hatilah dalam berucap biarpun niatnya guyonan :D

 
Leave a comment

Posted by pada Maret 17, 2011 in Berbagi

 

Kedewasaan???

Apakah kedewasaan itu ditandai dengan berkurangnya keceriaan? Apakah kedewasaan selalu dibarengi dengan kesedihan dan berjuta masalah yang datang mendera? Apakah kedewasaan juga diiringi  dengan air mata?

Jika jawabannya iya, aku memilih untuk tetap pada fase anak-anak yang bisa ceria dan tertawa riang tanpa beban. Jika jawabannya pasti ini maka aku menolak untuk menjadi dewasa. Aku ingin seperti diriku sendiri tanpa perlu berubah dan hilang keceriaan.

Jika anak kecil pada umumnya ingin cepat menjadi wanita dewasa yang bisa dandan dan bebas melakukan apapun, maka lain denganku. Aku ingin tetap menjadi anak-anak yang penuh semangat dan melakukan segala sesuatu dengan suka cita dan tidak perlu menjadi dewasa.

Konyol memang namun inilah aku, aku yang ingin tetap ceria seperti anak-anak namun tidak berarti kekanak-kanakan karena dua hal itu sangatlah berbeda.

 

 
Leave a comment

Posted by pada November 29, 2010 in Plong

 

Ketika Sela Jari Rindu Diisi

Ketika engkau merindukan kehadiran seseorang dalam hidupmu

Merindukan perhatian yang lain dari sisi kehidupan yang selama ini kau jalani

Sungguh ini adalah sebuah misteri yang paling sulit untuk aku pecahkan

Kadang hati  gundah seolah membutuhkan seseorang yang bisa diajak berbagi

Membutuhkan seseorang yang bisa kau perhatikan pula

Ingin merasakan indahnya hidup bersama dengan dia yang tentunya Allah ciptakan khusus untukmu

Berharap Allah menciptakan seseorang yang special untukmu

Yang bisa mengerti akan dirimu dan kau bisa mengerti pribadinya

Yang darinya kau beroleh ketenangan hati

Dan darimu dia beroleh ketenangan hati

Dimanakah sosoknya?

Sosok yang telah membuat hatimu gundah gulana

Sosok yang mampu membuat hatimu merindu meski sosoknya belum hadir dihadapmu

Bagimanakah sosoknya?

Alimkah dia?

Ramahkah dia?

Dan misteriuskah dia?

Sungguh kau telah merindukannya…

Berharap Allah mendekatkannya padamu

 
Leave a comment

Posted by pada Agustus 18, 2010 in Plong

 

Belajar Ilmu Ikhlas

Manusia diciptakan dengan begitu sempurna, yang mana apa yang dilakukan tumbuhan dapat dilakukannya dan apa yang dilakukan hewan dapat ditirukannya. Dengan segenap upayanya dia bisa mengupayakan apa yang tidak mungkin dan mustahil. Dengan daya kreatifitasnya dia bisa memanfaatkan segala yang alam sediakan.

Namun seringkali kita tidak menyadari bahwa kita punya apa yang kita mau, kita bisa melakukan apa yang kita suka. Dan tanpa sadar kita menganggap semua hal itu wajar dan sudah menjadi kepatutan tanpa menilik lebih dalam bahwa itu anugerah, bahwa itu nikmat yang kapan saja dapat diambil dari diri kita.

Giliran kesusahan datang kita merengek, kita meminta belas kasihan. Jika Allah mau DIA bisa saja mencabut atau mengambil apa yang kita punya, bahkan menolak permintaan kita dan mengucapkan : “Kemana aja kamu saat kamu senang? Kemana aja kamu saat kamu kaya? Saat kamu sehat? Saat kamu punya waktu senggang dan lapang?” Tapi Allah Maha Pengasih, diberiNya kita waktu untuk berpikir, untuk belajar dan untuk mengambil hikmah dari waktu sempit kita, dari keadaan fakir kira, dari rasa sakit yang dititipkan ke kita, bahkan dari kesibukan yang membuat kita stress karena rasa jenuh yang tidak kepalang. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Juli 28, 2010 in Berbagi

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.