RSS

Belajar Ilmu Ikhlas

28 Jul

Manusia diciptakan dengan begitu sempurna, yang mana apa yang dilakukan tumbuhan dapat dilakukannya dan apa yang dilakukan hewan dapat ditirukannya. Dengan segenap upayanya dia bisa mengupayakan apa yang tidak mungkin dan mustahil. Dengan daya kreatifitasnya dia bisa memanfaatkan segala yang alam sediakan.

Namun seringkali kita tidak menyadari bahwa kita punya apa yang kita mau, kita bisa melakukan apa yang kita suka. Dan tanpa sadar kita menganggap semua hal itu wajar dan sudah menjadi kepatutan tanpa menilik lebih dalam bahwa itu anugerah, bahwa itu nikmat yang kapan saja dapat diambil dari diri kita.

Giliran kesusahan datang kita merengek, kita meminta belas kasihan. Jika Allah mau DIA bisa saja mencabut atau mengambil apa yang kita punya, bahkan menolak permintaan kita dan mengucapkan : “Kemana aja kamu saat kamu senang? Kemana aja kamu saat kamu kaya? Saat kamu sehat? Saat kamu punya waktu senggang dan lapang?” Tapi Allah Maha Pengasih, diberiNya kita waktu untuk berpikir, untuk belajar dan untuk mengambil hikmah dari waktu sempit kita, dari keadaan fakir kira, dari rasa sakit yang dititipkan ke kita, bahkan dari kesibukan yang membuat kita stress karena rasa jenuh yang tidak kepalang.

Banyak yang berpikir bahwa dengan banyak uang bisa bahagia, bisa melakukan apapun yang kita suka. Bisa membeli harga diri orang sekalipun. Namun naudzubillah…bahwa harga diri itu tidak akan bisa dibeli dengan apapun bagi orang yang mengerti makna hidup, bagi orang yang mengerti arti kebahagiaan yang hakiki, bagi orang yang tahu benar menerapkan ilmu ikhlas dalam dirinya.

Banyak yang berpikir bahwa memiliki istri cantik secara fisik itu adalah sebuah kebahagiaan. Karena dia bisa bangga ketika membawanya ke depan publik. hakikatnya kecantikan sejati itu ada pada hati, ada pada pribadi dan tidak bisa dibeli dan dipermak pada dokter kulit, pada produk kecantikan atau pada pakar kecantikan. Bahwa kecantikan hati bisa menumbuhkan ketentraman bagi setiap khalayak yang mengenalnya, bagi khalayak yang mendengarkan tutur katanya dan mendapat perhatian darinya. Maka bersyukurlah atas nikmat yang telah diberikan Allah padamu dan percantiklah dengan akhlakmu.

Banyak yang berpikir bahwa kebahagiaan ada pada otak yang pintar dan cerdas sehingga dia mudah mendapatkan apa yang diinginkannya dengan akalnya. Dia bisa mempengaruhi orang dengan segala macam muslihatnya yang kadang tidak mempertimbangkan kehalalannya. Namun muslihat tidak untuk mereka yang mempunyai keteguhan hati, mereka yang mempunyai kemurnian hati dan mereka yang mempunyai keyakinan akan janji Allah atas hasil usaha yang mereka lakukan. Karena telah ada ilmu ikhlas dalam dirinya…

Maka mengertilah bahwa ikhlas adalah inti kebahagian, tentunya ikhlas dalam arti yang benar. Ikhlas bukanlah pasrah, ikhlas bukanlah menyerah dan ikhlas bukanlah untuk pemalas. Maka belajarlah ilmu ikhlas agar hidupmu bahagia, agar engkau mengerti setiap nikmat dan anugerah yang luar biasa dari Allah SWT.

 

Tentang yeni

Niat awal daftar di Wordpress adalah untuk menumbuhkan kembali hobi yang sudah lama aku tinggalkan yaitu Menulis, tapi ternyata susah banget menumbuhkannya kembali.
Leave a comment

Posted by pada Juli 28, 2010 in Berbagi

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.